Testimoni

Digo, Amerika Serikat 2018-2019
English:
Hi everyone! My name is Digo. I am an exchange student from Bandung who got placed in Texas, U.S. Being on an exchange has changed my perspective of everything. At first, I thought coming to America is all about the lifestyle with the parties and all, but after going on an exchange, I learned that most people in America are not like that.
This trip taught me that the people of America are kind people who just wanted to spend their time with the people they care about while having fun in the process. I am very grateful to be given this opportunity to be on an exchange program and to meet such lovely and amazing people!
Bahasa Indonesia:
Halo semuanya! Nama saya Digo. Saya siswa pertukaran pelajar dari Bandung yang tinggal di Texas, AS. Mengikuti program pertukaran pelajar telah mengganti perspektif saya tentang segalanya. Pertama-tama, saya pikir orang-orang di Amerika hanya peduli dengan gaya hidup, pesta dan sebagainya. Tapi setelah mengikuti program ini, saya belajar bahwa kebanyakan orang di Amerika tidak seperti itu.
Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa orang-orang Amerika adalah orang-orang yang ramah yang suka menghabiskan waktu bersama orang-orang yang mereka sayangi sambil bersenang-senang. Saya sangat bersyukur telah diberi kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar dan bisa bertemu orang-orang yang sangat baik dan luar biasa!

Angelique, Belgia Wallonia 2019-2020
Français:
Bonjour, je m’appelle Angélique, une étudiante d’échange en Belgique Wallonie
En devenant une étudiante d’échange, je peux découvrir une autre culture qui est très différente de celle que j’ai ici. Je suis devenue plus ouverte d’esprit, plus adaptable et devenue plus indépendante.
En plus de cela, je suis également devenue plus confiante et courageuse car j’avais besoin de pouvoir m’adapter et de me lier d’amitié avec des gens dans un pays dont je ne parlais pas la langue.
Bahasa Indonesia:
Halo, namaku Angelique, siswi pertukaran pelajar ke Belgia Wallonia 
dengan menjadi exchange student, aku dapat merasakan kebudayaan lain yang sangat berbeda dengan yang aku miliki disini. menjadikanku lebih berpikiran terbuka, mudah beradaptasi dan aku menjadi lebih mandiri. 
Selain itu, aku juga menjadi lebih percaya diri dan berani karena aku harus dapat beradaptasi dan berteman dengan orang orang di negara yang aku sendiri tidak bisa bahasanya.

Fayzelo, Jerman 2018-2019
Deutsch:
Moin! mein Name ist Fayzello, Austauschschüler von Indonesien nach Deutschland. Ich habe in einem Dorf namens Spelle gelebt. Das Leben dort ist ganz anders als mein Alltag in Indonesien. Ich habe die deutsche Kultur kennengelernt, die sich von Indonesien unterscheidet und auch die Kultur der Menschen im Dorf, die sich von der Stadt, in der ich in Jakarta lebe, unterscheidet. Am anfang war es schwierig, aber nach einer Zeit war ich sehr glücklich dort zu leben und sogar keine Lust mehr nach hause zu gehen. Ich habe neue Familie und Freunde, die immer noch mit mir in Kontakt bleiben. Nach diesem Austauschprogramm kann ich fließend Deutsch sprechen und es macht mich aufgeschlossener und leichter, mich an eine neue Umgebung anzupassen.
Bahasa Indonesia:
Hallo! nama saya Fayzello siswa pertukaran pelajar ke Jerman. Saya tinggal di sebuah desa bernama Spelle. Kehidupan disana sangat berbeda dengan kehidupan sehari hari saya di indonesia. Saya belajar kebudayaan Jerman yang berbeda dengan Indonesia dan juga kebudayaan orang orang di desa yang berbeda dengan kota saya tinggal di Jakarta. awal awal memang sulit untuk membiasakan diri, namun setelah beberapa lama saya sangat senang tinggal disana dan bahkan males untuk pulang. saya mendaparkan keluarga baru dan teman teman yang sampai sekarang masih kontak dengan saya. Setelah program exchange ini saya bisa berbicara bahasa jerman dengan lancar dan membuat saya menjadi lebih open minded dan mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Nadya, Perancis 2016-2017
Français:
Bonjour! Je m’appelle Nadya, en 2016 je suis partie en France et j’ai habité dans un petit village nommé Bourg Argental, près de Lyon.Pendant mon séjour en France, j’ai fais des nouvelles rencontres, j’ai également gagné beaucoup de nouvelles expériences, j’ai appris la culture française ainsi que la langue française. Grâce à cette expérience, je m’adapte beaucoup plus facilement dans des nouveaux environnements.À la fin de mon séjour, je ne voulais pas rentrer en Indonésie et donc j’ai décidé de revenir en France pour mes études. Le plus important est que j’ai bien profité de cette belle expérience, et je suis devenue plus ouverte à toutes opportunités.
Bahasa Indonesia:
Halo semua! Namaku Nadya, pada tahun 2016 aku berangkat ke Prancis dan ditempatkan di desa kecil bernama Bourg Argental, dekat kota Lyon. Selama tinggal di Prancis, aku tidak hanya mendapatkan teman-teman baru tapi juga mendapatkan banyak pengalaman, belajar budaya Prancis dan juga belajar bahasa Prancis. Dari pengalaman ini juga aku jadi gampang beradaptasi dalam lingkungan baru. Pada akhir tahunnya aku gak mau pulang, dan akhirnya memutuskan untuk balik kuliah di Prancis.Yang paling penting adalah aku senang telah melewati pengelaman ini, dan berkat ini aku jadi dapat membuka diriku untuk segala kesempatan baru.


Rossely, Belanda 2017-2018
Nederlands:
Bijna 1 jaar lang leerde ik niet alleen de cultuur van de mensen in Nederland kennen, maar werd ik er ook een deel van. Ik heb heel veel nieuwe ervaring en kennis opgedaan. Van het eten, tot de kleding, tot de stijl van spreken, tot het onderwijssysteem, alles was nieuw voor mij. In het begin was het heel moeilijk om me aan te passen, maar ik kreeg daar veel hulp van veel mensen. Na verloop van tijd, raakte ik eraan gewend en voelde ik me echt een deel van de mensen daar. Als ik nog een kans zou krijgen om als uitwisselingsstudent te gaan, zou ik dat doen.
Bahasa Indonesia:
Selama hampir 1 tahun aku tidak hanya belajar mengenai budaya orang-orang di Belanda, tetapi juga menjadi bagian darinya. Aku mendapat banyak sekali pengalaman dan pengetahuan baru. Dari makanan, pakaian, gaya bicara, sampai sistem pendidikan, semuanya baru bagiku. Awalnya memang sangat sulit untuk beradaptasi, tapi aku mendapat banyak bantuan dari banyak orang disana. Seiring berjalannya waktu, aku menjadi terbiasa dan merasa benar-benar menjadi bagian dari orang-orang disana. Jika aku diberi kesempatan lagi untuk pergi sebagai pertukaran pelajar, aku akan melakukannya.

Fira, Jepang 2015-2016
日本語:
日本は良い意味で私を人として大きく変えてくれました。ほとんどの日本人は非常によく準備されて効率的であるため、それは私が今日の自分に影響を与えます。ホストファミリーや先生や友達がたくさん世話をしてくれて、色んな所に連れて行ってくれて、12ヶ月は長くて楽しかったです。
沢山の友達もできました! 日本人だけでなく、色んな国からの友達もできました、東京にいるおかげでそれをとても助かりました。最初の3〜4ヶ月は、ほとんど誰も知らず、言葉も上手く話せないので大変ですし、日本人は恥ずかしがり屋で、私もそうです。学校で友達を作らなきゃいけないから、最初はとても心配でした。でも、クラスメートや留学生の友達は、積極的に私に話しかけたり、色んなことを教えてくれて、感謝しています。
滞在中は一生忘れられない恥ずかしい瞬間がたくさんあり、そして多分周りの人達にも迷惑かけたりするもあります。しかし、それは君の過ちから学び、面白い話をするようになるでしょう。
この経験は本当に私の目お開けて勉強になります。この経験は本当に私の目お開けて勉強になります。なぜなら、おそらくいつも奇妙だと思っていたことが、他の国では奇妙ではないからです。逆もそうです。基本的に何も奇妙なことではないから、自分でそれに慣れていないだけです。帰国から5年経ちますが、特に記憶が良ければ、何か愛着を感じやすいタイプなので、あの時の思い出を今でも鮮やかに思い出すことができ、いつまでも その瞬間に戻りたい。
Bahasa Indonesia:
Karena orang Jepang dikenal sebagai orang yang efisien dan selau siap dalam segala hal, pengalaman exchange student ke Jepang banyak mengubah menjadi pribadi dan memberikan pengaruh yang baik untukku. 12 bulan terasa lama dan menyenangkan karena host family, guru, dan juga teman-temanku banyak membantuku dan juga mengajakku ke berbagai tempat di Jepang.
Bukan hanya orang Jepang saja, namun aku juga bertemu dan berteman dengan banyak orang dari berbagai negara. Saat aku berada di Jepang, 3-4 bulan pertama terasa berat, karena gak kenal siapa-siapa dan juga belum lancar untuk berbicara Bahasa Jepang. Karena orang Jepang juga dikenal sebagai orang yang pemalu, dan aku juga orang yang pemalu, awalnya aku sempat khawatir karena aku tentunya harus berteman di sekolah. Tapi teman sekelas dan teman sesama exchange studentku banyak membantuku dan juga mengajakku ngobrol, dan aku sangat berterimakasih sama mereka.
Saat exchange student, akan ada banyak hal memalukan yang akan terus teringat dan mungkin juga banyak menyusahkan orang-orang disekitar, tapi hal itu bisa menjadi pelajaran untuk kedepannya dan juga menjadi cerita lucu yang bisa diceritakan nanti. Pengalaman ini banyak membuka mata dan wawasanku, hal yang selalu kulihat aneh mungkin biasa saja di negara lain, begitu juga sebaliknya, dan bahwa sebenarnya tidak ada hal yang aneh, hanya tak terbiasa saja.
Karena aku orang yang gampang terikat pada sesuatu apalagi kalau memori mengenai hal itu menyenangkan, jadi walapun sudah 5 tahun dari kepulanganku dari Jepang, semua memori selama aku di Jepang masih terbayang dengan jelas dan sekarang pun aku akan selalu mau kembali ke momen itu.